Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress

Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress secara mudah dan cepat. Sebenarnya, ini mungkin bisa saja berlaku tidak hanya untuk wordpress saja, sih. Asalkan data digital tersebut berupa file serta database, insyaAllah bisa diterapkan. Namun, karena SIDiGi Tekno menggunakan wordpress, maka panduan ini lebih fokus kepada website maupun blog yang menggunakan wordpress.

Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress
Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress — SIDiGi Tekno

Cara Backup Menggunakan cPanel

Karena hampir sebagian besar pengguna hosting menggunakan panel manajer ini, maka cara backup menggunakan cPanel kami jadikan informasi paling pertama, ya. Sebagai catatan, cPanel yang digunakan adalah akun demo yang tersedia gratis pada situs demo.cpanel.net.

3 Cara Mudah Melakukan Backup pada cPanel Hosting

3 Cara Mudah Melakukan Backup pada cPanel Hosting

Total Time: 6 menit

  1. Login ke akun cPanel Hosting, kemudian pilih menu Backup Wizard

    3 Cara Mudah Melakukan Backup pada cPanel Hosting

    Setelah berada pada halaman Backup Wizard, tekan tombol Back Up. Dengan cara ini, Digitalian akan mendapatkan backup penuh untuk: 1) seluruh file pada home direktori, atau biasa dikenal dengan nama public_html. 2) Database. 3) Akun email yang diteruskan (forwarder mail).

  2. Pilih Opsi Full Backup

    3 Cara Mudah Melakukan Backup pada cPanel Hosting

    Setelah memilih opsi pendadangan penuh (Full Backup), tekan tombol Generate Backup. Jangan lupa masukkan alamat email, agar ketika proses backup selesai, Digitalian akan segera diberi tahu oleh sistem.

  3. Download dan Simpan backup

    Untuk pemilihan tempat penyimpanan backup, dapat dilakukan pada hardisk komputer maupun laptop. Atau bisa juga memanfaatkan layanan pihak lain seperti google drive. Yang penting, backup tetap aman serta mudah untuk diakses kembali saat dibutuhkan nantinya.

Cara Backup Menggunakan Protokol Transfer File

Cara ini masih tergolong mudah dan cepat, serta cocok diterapkan pada hosting panel antarmuka berbasis web apapun, seperti webmin, directadmin termasuk juga cPanel. Ada beberapa tools populer yang sering digunakan untuk melaksanakan proses backup, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Filezilla, diperlukan akses FTP (File Transfer Protokol)
  2. WinSCP, membutuhkan akses SFTP (SSH File Transfer Protokol)

Kedua akses tersebut dapat dikonsultasikan ke tempat jasa layanan hosting. Untuk mengunduh kedua tools tersebut, akan disampaikan pada bagian akhir informasi ini ya.

Berbeda dengan cara backup via cPanel yang hanya butuh sekali proses saja untuk mendapatkan full backup (file dan database), menggunakan protokol transfer file ini diperlukan 2 (dua) tahapan dalam membackup :

1. Proses Backup File

Proses ini dilakukan dengan cara terkoneksi melalui akses FTP maupun SFTP ke akun hosting yang akan dibackup, kemudian mengunduhnya secara langsung ke hardisk laptop atau komputer. Proses download dapat dilakukan satu persatu, maupun semua file sekaligus.

2. Proses Backup Database

Jika menggunakan cPanel hosting manager. Proses backup database dapat dilakukan dengan mengakses halaman PHPMyAdmin, ini biasanya juga akan tersedia gratis sebagai fitur utama menggunakan web hosting. Berikut adalah video cara backup database menggunakan phpmyadmin di cPanel :

Diunggah oleh Biyan Soft Youtube Channel

Nah, cara backup mana yang paling mudah? Silahkan sesuaikan sendiri ya, pilih cara yang sesuai dengan kemampuan teknis yang dimiliki oleh masing-masing. Terlihat sulit awalnya saja, kok. Jika sudah terbiasa, baik cara pertama maupun kedua, sama mudahnya!.

Kapan Backup Perlu Dilakukan?

Idealnya memang setiap setelah dilakukan update, baik konten maupun sistem pada website atau blog, maka saat itulah seharusnya langsung dilakukan backup. Biasanya, pada layanan hosting profesional terdapat fasilitas backup otomatis harian, mingguan dan bulanan. Pilih waktu yang paling ideal untuk backup mandiri, semisal 3 hari sekali.

Keuntungan Melakukan Backup Mandiri

Sebisa mungkin, jadikan ini sebagai kebutuhan. Mengapa? karena boleh dibilang nyawa dari sebuah aset digital salah satunya adalah backup. Tidak ada yang berani menjamin data akan tetap tersimpan secara aman pada sebuah mesin digital. Backup mandiri akan memberikan keuntungan tersendiri saat mesin hosting mengalami kegagalan teknis hingga kerusakan berat sehingga semua dapat yang tersimpan bisa hilang seketika.

Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress – Q & A

Dari informasi tentang Panduan Lengkap Cara Backup Hosting WordPress ini, mana yang sudah pernah Digitalian coba? Atau jika sudah pernah mencobanya, proses backup mana yang sekiranya lebih mudah untuk dilakukan secara umum? Silahkan sampaikan jawabannya pada kolom komentar yang tersedia, ya.

Alat Backup Populer

  • Filezilla
    • Halaman Download : https://filezilla-project.org/download.php
    • Halaman Panduan Penggunaan : https://wiki.filezilla-project.org/Documentation
  • WinSCP
    • Halaman Download : https://winscp.net/eng/download.php
    • Halaman Panduan Penggunaan : https://winscp.net/eng/docs/start

Leave a Reply